5 Konsep yang Paling Sering Dipakai Jasa Desain Interior

5 Konsep yang Paling Sering Dipakai Jasa Desain Interior

Selain sebagai tempat tinggal, rumah harus nyaman. Kenyamanan itu salah satunya didapat dari pemandangan dan nuansa rumah tersebut. Jika tatanannya rapi, maka seluruh keluarga akan nyaman. Anda bisa menyewa jasa desain interior untuk menciptakan rumah yang lebih bagus. Namun sebelah itu Anda harus tahu konsep yang paling populer.

  1. Desain Interior Minimalis

Tema minimalis terus berkembang karena semakin banyak yang menyukainya. Selain praktis, desain minimalis juga sederhana. Meskipun begitu, banyak yang suka dengan desain ini. Ruang yang kecil bisa dipercantik tanpa harus melebarkan ruangan.

Anda tak perlu khawatir, desain ini bisa tampil elegan. Elemen desain dilakukan dengan cermat sehingga muncul nilai estetika. Ciri khas rumah dengan desain minimalis yaitu kenyamanan dan elemen multifungsi bergabung jadi satu. Jangan heran jika banyak orang yang memilih untuk mengubah rumahnya agar memiliki desain ini.

  1. Desain Interior Kontemporer

Desain yang kedua ini bisa dikenali dari warna yang digunakan. Warna yang dipakai biasanya berpusat pada satu warna yang menjadi aksen. Sementara warna-warna yang menjadi latar belakang merupakan perpaduan dari beberapa warna yang dipakai.

Berbeda dengan desain minimalis, desain kontemporer ini banyak menampilkan lekukan sehingga menjadi kesan hangat. Furnitur yang dipakai juga menggunakan kayu, logam yang sederhana. Warna yang banyak dipakai yaitu warna monokrom, grey, serta warna krem yang soft.

Pewarnaan yang diaplikasikan pun tidak sebatas pada dinding, bahkan optimalisasi warna juga terlihat pada karpet maupun tirai. Dalam desain kontemporer, jasa desain interior menata cahaya untuk memperkuat makna dan suasana tertentu sesuai yang diinginkan denga sorotan lampu.

  1. Desain Interior Klasik

Desain Klasik selalu cocok untuk segala zaman. Tema ini seolah menjadi monumental dan selalu memberi kesan mewah dan elegan. Desain rumah ini tidak berbeda dengan yang lain jika dilihat dari segi warna. Beberapa warna menjadi pertimbangan seperti putih, biru dan keabu-abuan.

Selain itu, warna lain yang bisa menjadi kombinasi yaitu kuning, hijau, dan coklat. Warna-warna tersebut akan menghasilkan suasana tempo dulu. Desain interior klasik ini didominasi oleh furnitur dari kayu yang membuat suasana lebih natural dan kuat.

Penerapan warna natural lebih diutamakan. Elemen dekorasi juga dibuat senatural mungkin seperti vas atau taplak meja. Elemen dekorasi lain seperti lukisan dan lampu gantung kristal akan memberi kesan elegan dan menambah nilai artistik rumah.

  1. Desain Interior Victoria

Desain luar yang mulai berkembang yaitu desain interior victoria. Desain yang dimunculkan oleh Eropa ini juga mendapat penggemar di tanah air. Warna yang sering diaplikasikan pada dinding rumah dengan desain interior bertema victoria ini yaitu warna gelap dan merah tua atau emas.

Untuk mempercantik juga bisa diberikan wallpaper dengan pola alam. Anda bisa memilih wallpaper bunga atau tanaman hijau merambat. Selain itu, suasana akan terbentuk dengan penataan furniture yang besar di ruang tamu. Desain in banyak juga mengeksplorasi warna netral.

  1. Desain Interior Retro

Desain ini sudah ada sejak 1960-an dan kini mulai dikembangkan. Gaya retro lebih menggunakan warna terang cerah dan dinamis. Saat ini rumah retro lebih memilih warna orange, biru dan merah. Motif geometris yang dikombinasikan dengan desain modern juga menjadi alternatif dalam pengembangan desain retro.

Dengan kreasi Anda yang dibantu oleh jasa desain interior, rumah dengan desain favorit bisa didapat. Sebaiknya Anda memikirkan dulu desain yang tepat sebelum memanggil jasa desain. Selain itu, cocokkan dengan desain sebelumnya agar tidak menghabiskan dana banyak saat renovasi.